Toko PR favorit
Versi saya
Reita sitanala
Dalam sebuah perusahaan, seorang public relations (PR) memiliki peranan yang sangat penting. Tugas PR lebih dari sekedar menjaga citra dari perusahaan atau organisasi. Sehingga setiap perusahaan merekrut PR pribadi maupun bekerjasama dengan agensi PR untuk menangani suatu perusahaan. Ingin tahu siapa saja PR yang sukses dalam menangani perusahaan? Inilah 10 wanita yang berhasil sebagai PR.
Seorang konsultan PR, yang membuat perusahaan sendiri, Reita Faramay Sitanala, berkontribusi di dunia komunikasi Indonesia. Sebenarnya siapa sih Reita Sitanala ini? Reita Sitanala adalah salah satu tokoh Public Relations sukses di Indonesia. Menuntut ilmu komunikasinya sebagian besar di luar negeri Yaitu di Webster university Leiden di Belanda dan George Mason university di Washington D.C, USA.
Versi saya
Reita sitanala
Dalam sebuah perusahaan, seorang public relations (PR) memiliki peranan yang sangat penting. Tugas PR lebih dari sekedar menjaga citra dari perusahaan atau organisasi. Sehingga setiap perusahaan merekrut PR pribadi maupun bekerjasama dengan agensi PR untuk menangani suatu perusahaan. Ingin tahu siapa saja PR yang sukses dalam menangani perusahaan? Inilah 10 wanita yang berhasil sebagai PR.
Seorang konsultan PR, yang membuat perusahaan sendiri, Reita Faramay Sitanala, berkontribusi di dunia komunikasi Indonesia. Sebenarnya siapa sih Reita Sitanala ini? Reita Sitanala adalah salah satu tokoh Public Relations sukses di Indonesia. Menuntut ilmu komunikasinya sebagian besar di luar negeri Yaitu di Webster university Leiden di Belanda dan George Mason university di Washington D.C, USA.
Reita Sitanala memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman di bidang komunikasi. Karirnya dalam komunikasi dimulai ketika ia bergabung dengan Indo Hubungan Iklan Publik dalam hubungan dengan Ogilvy & Mather Worldwidesebagai Konsultan Hubungan Masyarakat tahun 1994 – 1997. Pada tahun 1995, dia memberikan kontribusi terhadap pengenalan keberhasilan Nokia Mobile Phones di pasar Indonesia, dalam menciptakan perusahaan dan citra merek. Dia juga di belakang pengenalan keberhasilan pasar super TOPS (perusahaan dari Royal Ahold) di Indonesia pada tahun 1996.
Pada pertengahan tahun 1997, ia bergabung dengan Intel Corporation sebagai Manajer Humas untuk operasi Indonesia. Reita memimpin keberhasilan Intel ® Pentium ® II prosesor meluncurkan kepada media di Indonesia. Salah satu prestasinya juga untuk posisi Intel sebagai perusahaan terkemuka dalam semikonduktor dan keadaan teknologi seni di Indonesia. Pada tahun 2003, ia bergabung dengan Mobile-8 Telecom sebagai Manajer Humas dan mengembangkan prosedur umum perusahaan Hubungan standar operasional dan Kebijakan Media.
Reita telah membangun hubungan yang sangat kuat dengan wartawan / reporter sampai pemimpin redaksi dari semua segmen media nasional. Mendalam pengetahuan dan pemahaman tentang semua aspek Humas akan menambah nilai dan memenuhi kebutuhan klien dan harapan. Dia juga menangani pelatihan media untuk Bali Nirwana Resort, Mobile-8 Telecom, dan Business Software Alliance (BSA) eksekutif. Dia ikut mendirikan Lucid Komunikasi pada Januari, 2005.

Komentar
Posting Komentar